Klub Haus Buku

6 September 2008

Horre Aku Suka Membaca!!!

Filed under: Gemar-Membaca,Komentar Buku,Pendidikan — opungregar @ 20:01
Tags:

Pada tanggal 5 Agustus yang lalu Penerbit Mizan mengadakan Talk Show : “Horeee Aku Suka Membaca” (karya Neni Utami Adiningsih), bersama PJ Editor Buku Anak dan Remaja Mizan Kak Dadan Ramadhan, serta Ibu Neni Utami Adiningsih dan dipandu oleh Kak Agga dari Promosi Penerbit Mizan.

Membaca adalah salah satu hal yang ingin segera dicapai oleh para orang tua ketika anaknya sudah mulai masuk bangku sekolah. Bahkan sejak anak-anaknya masuk TK, para orang tua sudah menggantungkan harapan kepada guru-guru Anak Usia Dini (baca: TK) agar putra-putrinya dapat membaca ketika menyelesaikan pendidikannya di TK. Malah tak jarang banyak sekolah TK lainnya yang berani memasang target anak-anak didiknya bisa membaca ketika masuk SD.

Lalu kenapa anak-anak itu harus sudah bisa membaca ketika masuk SD? Jangan salahkan para orangtua dan juga para pendidik. Karena sistem pendidikan di Indonesia sekarang ini memang menjadikan syarat “bisa membaca”, untuk bisa masuk di sekolah dasar (terutama sekolah unggulan). Maka tak jarang banyak para orang tua yang sengaja mengkursuskan anak-anaknya hanya untuk kursus bisa membaca. Para orang tua itu khawatir anak-anaknya menjadi anak-anak yang tidak pintar, mereka malu jika keluar TK anak-anaknya masih belum bisa baca.

Dari satu sisi (memberikan kursus) mungkin bagus, sepanjang itu tidak bertentangan dengan kehendak anak. Sepanjang anak-anak itu merasa “Fun” dengan kegiatan tersebut. Berikanlah stimulus-stimulus yang terbaik –tentunya dengan metode yang baik dan benar- Karena berdasarkan penelitian, otak anak itu berkembang sangat pesat ketika usianya berada dalam range 0 – 5 tahun (golden age).

Namun, apabila dengan memberi kursus itu justru anak-anak menjadi tersiksa, tentunya akan sangat tidak baik untuk perkembangan jiwa si anak. Ketika sesi tanya jawab dengan audience yang hadir tiba waktunya, seorang ibu muda dengan jujur mengatakan bahwa ia pernah mengkursuskan anaknya supaya bisa baca. Dan setelah mengikuti kursus membaca tersebut, si anak justru menjadi stress. Karena setiap kali ia dihadapkan dengan buku, anak tersebut justru enggan menyentuhnya sama sekali, bahkan anak tersebut menangis sambil bergerak menjauhi buku.

Nah, melalui buku Horeee Aku Suka Membaca!!! Neni Utami Adiningsih sebagai penulis (buku Hore Aku Suka Membaca!!!) berharap, bahwa para orang tua dapat memberikan pengajaran membaca secara sederhana, menyenangkan dan dalam waktu yang tidak lebih dari 10 menit kepada putra-putrinya. Dengan begitu maka anak-anak tidak merasa terbebani dengan kata belajar membaca.

Selain itu juga Neni Utami menyarankan agar para orangtua mengganti istilah “belajar membaca” tersebut dengan kata-kata yang lebih mengajak anak bermain. Ia menyebutnya “bermain huruf”. Karena dengan begitu anak-anak kita dapat memahaminya sebagaimana mereka memahami kata mainan. Karena kata bermain itu identik dengan main-mainan. Dan selalu lekat dengan mainan-mainan yang mereka miliki.

Dengan begitu maka kita telah memberikan ruang belajar yang lebih bersahabat bagi anak-anak kita. Akhirnya sebagai orangtua kita harus terus berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita. Untuk masa depan yang lebih baik dan cerah. Untuk Masa depan bangsa Indonesia.

Salam, Agga

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: