Klub Haus Buku

5 Juli 2008

Latihan Singkat Bernegosiasi Jitu Disegala Situasi

Filed under: Resensi Buku — opungregar @ 11:32
Tags:

Kiat Memecahkan Konflik, Memuaskan Para Pelanggan, dan Menghasilkan Transaksi yang Lebih Baik
12 STEPS TO BE THE KING OF ALL NEGOTIATIONS
Setiap hari kita menghadapi berbagai macam negosiasi, mulai dari membeli rumah atau mobil, mengupayakan kenaikan gaji, sampai memecahkan perselisihan dengan teman atau pasangan. Dengan demikian, keterampilan bernegosiasi sangat penting dalam hidup kita dan orang yang telah menguasai seni bernegosiasi biasanya memiliki kehidupan yang lebih mudah. Dalam buku ini, pakar negosiasi yang paling inovatif Ed Brodow menunjukkan bagaimana memenangkan semua negosiasi dalam hidup Anda.

Ed Brodow, Sang Raja Negosiator, akan melatih Anda keterampilan dasar yang dibutuhkan untuk menguasai seni negosiasi. Di sini Anda akan belajar cara:

Mengalahkan rasa takut Anda terhadap konfrontasi. Mengenal dan mengembangkan gaya negosiasi pribadi Anda. Menaksir kekuatan dan kelemahan pihak lain. Menguasai seni mendengarkan untuk memahami posisi pihak lain dan memperkuat posisi Anda. Menjadikan pihak lain sebagai kolaborator, bukannya kompetitor.

Menerobos kebuntuan dan memenangkan transaksi bisnis.


Namun, mungkin Anda ragu. Anda pikir Anda tidak akan bisa menjadi negosiator yang baik karena konon hanya orang-orang seperti Donald Trump atau mereka yang karismatik dan pandai bicaralah yang jago bernegosiasi.
Anda keliru. Ed Brodow menyatakan bahwa semua orang bisa menjadi negosiator ulung. Dia membuka rahasia bagaimana menjadi orang yang percaya diri untuk melakukan negosiasi yang sukses di tempat kerja dan dalam kehidupan pribadi Anda.

Selain itu, dengan menggunakan banyak sekali contoh yang dijumpai dalam kehidupan nyata, Brodow juga menunjukkan bagaimana menegosiasikan hal-hal yang dianggap tidak bisa dinegosiasikan,
seperti membayar di pasar swalayan, biaya berobat, tagihan telepon, dan pembayaran kartu kredit.

Setelah mempelajari buku ini, Anda akan siap untuk menghadapi negosiasi apa pun—dalam bisnis dan kehidupan pribadi Anda—dengan percaya diri dan terampil.

9 Komentar »

  1. Teman-teman komunitas Klub Haus Buku dan teman-teman di Pusdiklat Depdagri Regional Bukittinggi, yang merasa mengampu materi “Negosiasi dan Membangun Jaringan Kerja”, kami rekomendasikan sebagai tambahan referensi dan pengayaan bahan ajar. Buku ini sangat bermanfaat karena dilengkapi dengan latihan-latihan singkat. Mungkin teman-teman-teman sudah memiliki Secret of Fower Negotiation bukunya Roger Dawson, maka buku yangh satu ini bisa melengkapi koleksi Anda.

    Komentar oleh Aminuddin Siregar — 7 Juli 2008 @ 07:58 | Balas

  2. Saya sebagai anggota komunitas ini, ingin meralat sedikit bahwa mata diklat yang Pak Amin tuliskan seharusnya berbunyi “Negosiasi, Kolaborasi dan Jejaring Kerja”, mata diklat yang memang saya ampu di Pusdiklat Depdagri Regional Bukittinggi. Saya butuh informasi lebih lanjut tentang buku tersebut apakah sudah terbit atau belum?.

    Komentar oleh Dra. Ayang Primawati, M.Pd — 7 Juli 2008 @ 09:16 | Balas

  3. Ikuti Seminar dan workshop tentang bagaimana melakukan aktivitas perdamaian tanpa kekerasan, langsung dari Art Gish, yang telah 40 tahun malang melintang sebagai pejuang keadilan sosial dan perdamaian.

    Komentar oleh TB Yasmin — 16 Juli 2008 @ 18:00 | Balas

  4. Win – Win solution merupakan salah satu prinsip dalam bernegosiasi. Buku “Latihan Singkat Bernegosiasi Jitu di Segala Bidang” ini memberi Anda petunjuk bagaimana mengalahkan rasa takut, mengembangkan gaya menaksir kekuatan dan kelemahan, Menguasai seni dan menerobos kebuntuan dalam persambungan bisnis Anda dengan pihak lain.

    Komentar oleh Ratna Sriwina — 18 Juli 2008 @ 11:45 | Balas

  5. Gevin Kennedi, penulis buku Negosiasi Yang Eefektif, berpendapat bahwa, negosiasi itu lebih merupakan suatu seni ketimbang ilmu pengetahuan. Sebab setiap orang dapat meningkatkan keterampilannya dalam melakukan negosiasi. Biasanya, negosiasi, banyak dipraktekkan di dunia usaha dan bisnis. Namun, kini negosiasi juga dikenal didunia politik dan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi tidak mengherankan, jika menjelang helat akbar atau pesta demokrasi 2004 mendatang ini akan terjadi negosiasi politik. Resensi di atas adalah salah satu kiat memecahkan perseteruan politik.

    Komentar oleh Indria Sari — 25 Juli 2008 @ 02:15 | Balas

  6. Dalam negosiasi, orang sering berbuat kekeliruan lantaran mengabaikan hal-hal prinsip. Membuat kecerobohan yang tak perlu. Ibarat seorang pria yang mencium wanita hingga mendapat tamparan diwajah sang pria, meski masih bisa menghibur diri karena berhasil mencium sang wanita tadi. Untuk hal itulah agaknya buku “latihan Sibgkat Bernegosiasi ini hadir di tangan para pembaca. Sebab buku ini mengulas kiat memecahkan knflik, mengurai cara memuaskan pelanggan dan seni transaksi yang berhasil.

    Komentar oleh Indria Sari — 27 Juli 2008 @ 08:46 | Balas

  7. Komnitas baca buku adalah komunitas baca buku dan pencinta buku yang mempromosikan buku dan dunia perbukuan. Kami mengajak seluruh penerbit untuk gabung dan mengiklankan produksi bukunya
    di blog klub hasu buku baik di http://klubhausbuku/blogspot.googlegroup,
    http://klubhausbukuyahoogroup.com, https://klubhausbuku.wordpress.com, http://my.opera.blog.com.regar, http://My.Opera.Blog.Com.Regard. http://www.klubhausbuku.blogspot.com

    Komentar oleh opungregar — 27 Juli 2008 @ 18:04 | Balas

  8. Seorang negosiator sudah parti memiliki sosok dengan tingkat otoritas yang tidak dimiliki oleh orang biasa atau awam. Sebab negosiator senantiasa hadir sebagai penengah. Seorang negositor memiliki kemampuan menjalin ikatan emosinal dengan pesaing bisnisnya. Ia bisa meredakan konflik dan peseteruan dalam bisnis. Negosiator punya kecerdasan menyimak hal-hal yang paling subtil sekalipun. Bagi pemula buku ini bisa menjadi acuan dan referensi dalam mengembagkan kemampuan bernegosiasi.

    Komentar oleh Neni Emilda — 29 Juli 2008 @ 00:15 | Balas

  9. Salah satu tugas negosiator adalah menghadapi orang sulit. Orang suli ini juga punya banyak tipe , ada yang pembosan, yang reaktif, sipendominasi, dan lain-lain karakter orang sulit. Karena itu seorang negosiator harus memiliki jurus, termasuk kemampuan menggunakan bahasa konkret dan deklaratif, sehingga yang diajak berunding setuju dan menyudahi konflik atau persaingan bisnis, termasuk menghentikan ancaman kepada sandera kriminal.

    Komentar oleh Mc Charell — 30 Juli 2008 @ 11:25 | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: