Klub Haus Buku

4 Juli 2008

Bahasa Indonesia ‘semakin diminati’

Filed under: Pendidikan — opungregar @ 19:47
Tags:
Diperbaharui pada: 01 Juli, 2008 – Published 08:42 GMT
Email kepada teman Versi cetak
Thailand menjadi salah satu tujuan wisata warga Indonesia
Thailand menjadi salah satu tujuan wisata warga Indones

Bahasa Indonesia semakin diminati publik Thailand, demikian kata seorang diplomat Indonesia.

Pernyataan semacam ini tidaklah mudah dikukuhkan, mengingat tidak ada statistik resmi mengenai jumlah warga Thailand yang belajar bahasa Indonesia dari tahun ke tahun.

Namun, bertambahnya perguruan tinggi Thailand yang menawarkan pengajaran bahasa Indonesia mungkin bisa menjadi salah satu indikator, kata Prof Dr Didik Sulistyanto, atase pendidikan dan kebudayaan pada KBRI Bangkok.

Di dunia akademik, bahasa Indonesia mulai dilirik oleh kalangan dosen dan peneliti ilmu sosial setidaknya sejak pertengahan akhir tahun 1970-an.

Seorang dosen senior ilmu politik Wittaya Sucharitanarugsa dari Chulalongkorn University, Bangkok, menuturkan, dia terlebih dahulu belajar bahasa Indonesia secara intensif di Australia sebelum meneliti Indonesia.

Belakangan dia juga bermukim di Salatiga, Jawa Tengah, selama sekitar setahun.

Pemandu wisata

Di luar dunia akademik yang ditekuni Wittaya, meningkatnya minat belajar bahasa Indonesia ini menciptakan peluang kerja bagi beberapa warga Thailand. Salah seorang dari mereka adalah Chaisak Promyong.

Peta lokasi Thailand

Chaisak mengatakan, sebagian orang Thailand yang belajar bahasa Indonesia kelompok pemandu wisata, dan pedagang batu berharga.

Di samping itu, diplomat dan tenaga profesional yang hendak dikirim ke Indonesia juga diminta instansi masing-masing belajar bahasa Indonesia tingkat dasar.

Chaisak Promyong mengatakan, dia menghadapi kesulitan untuk mendapatkan sarana dan media untuk mengasah kemahiran berbahasa Indonesia-nya, khususnya yang sesuai dengan keperluan lokal.

Menurut Atase Pendidikan Didik Sulistiyanto, pemerintah Indonesia menempuh beberapa langkah untuk mengatasi kekurang guru dan pengajar, termasuk dengan menyiapkan pelatihan untuk guru dan menerbitkan media pembelajaran bahasa Indonesia.

Dan, soal apakah soft diplomacy itu akan berhasil, Didik Sulistyanto dari KBRI Bangkok mengatakan, salah satu ukurannya adalah jumlah warga Thailand yang ikut lomba pidato pertama dalam bahasa Indonesia, khusus bagi warga setempat.

Dan, minat publik Thailand mungkin bisa menjadi inspirasi dalam upaya memanfaatkan bahasa sebagai medium komunikasi dan diplomasi antarbangsa setidaknya di lingkungan ASEAN.

4 Komentar »

  1. wuah hebat dong kalo bahasa Indonesia diminati di Thailand!

    Komentar oleh doro — 9 Juli 2008 @ 13:14 | Balas

  2. Kalau bahasa indonesia semakin diminati di Thailan, itu artinya bahasa Indonesia memang layak untuk diajulan sebagai bahasa Asean. Tapi mungkinkah? Kalau mungkin upaya apa yang harus dilakukan oleh Pusat bahasa Indonesia? Bagaimana komentar Anda?

    Komentar oleh Ikhsan — 14 Juli 2008 @ 18:47 | Balas

  3. Kata orang bijak bahasa menunjukkan bangsa. Kalau Bahasa Indonesia semakin diminati di Thailan, boleh jadi ini merupakan moment penting bagi pemerintah Indonesia untuk lebih mengenalkan Bahasa Indonesia ke bangsa-bangsa lain di dunia.

    Komentar oleh Vina — 14 Juli 2008 @ 18:51 | Balas

  4. Rumpun bahasa Melayu yang selama ini disebutkan berasal dari Champa Thailand, mulai terbantah dengan penelitian baru yang menyebutkan rumpun bahasa yang digunakan di sebagian wilayah Indonesia itu justru berasal dari pedalaman pulau Kalimantan.

    Komentar oleh Mohamed Fuzail — 30 Agustus 2008 @ 00:37 | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: