Klub Haus Buku

15 Juni 2008

Australia Membantu RI Tangani Kemiskinan

Filed under: Politik Internasional — opungregar @ 16:51
Tags:
Minggu, 15 Juni 2008 | 01:59 WIB 
Banda Aceh, Kompas – Pemerintah Australia ingin memiliki peran lebih dalam proses pembangunan kembali Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam atau NAD. Proses pembangunan harus lebih dirasakan secara merata oleh masyarakat yang tinggal di NAD.

Perdana Menteri Australia Kevin Rudd menyatakan hal tersebut dalam kunjungan satu hari di Banda Aceh dan sekitarnya, Sabtu (14/6). Didampingi Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar dan Gubernur NAD Irwandi Yusuf beserta anggota lain Muspida NAD, Kevin Rudd mendatangi beberapa lokasi yang sempat hancur diterjang tsunami pada akhir tahun 2004.

Rudd menilai, masyarakat Aceh, khususnya, dan Indonesia, pada umumnya, memiliki keberanian serta kekuatan untuk membangun kembali wilayah yang porak-poranda diterjang tsunami. Masyarakat dunia, menurut Rudd, juga sangat responsif untuk membantu membangun kembali Aceh yang porak-poranda.

Perdana Menteri Australia menilai, pembangunan kembali fisik yang rusak akibat tsunami dan kondisi politik akibat konflik berkepanjangan di wilayah ini menjadi sangat penting untuk keberlangsungan kehidupan seluruh warga Aceh. Kevin juga sangat menghargai respons cepat dari pemerintahan Australia sebelumnya, yang dipegang John Howard, untuk membantu masyarakat Aceh hanya beberapa hari setelah terjadinya tsunami.

Berikan kail

Menurut Kevin Rudd, pemerintah sebaiknya memberikan kail kepada masyarakat daripada memberikan ikan. Menurut dia, dengan memberikan kail, masyarakat akan memiliki kemampuan lebih baik untuk menyejahterakan diri. ”Kami akan membantu memberikan kail,” tuturnya.

Pemerintah Australia juga mendukung upaya perdamaian dan pembangunan jangka panjang di Aceh. Sebagai bagian dari kemitraan pembangunan lima tahun yang baru dengan Indonesia, Pemerintah Australia menyediakan dana 50 juta dollar Australia untuk membantu proses pembangunan di Aceh, terutama peningkatan kualitas pendidikan anak-anak Aceh, pelayanan publik yang lebih baik oleh pemerintah, bantuan kepada anggota masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan, dan pembangunan ekonomi.

Gubernur NAD Irwandi Yusuf menyatakan, pendidikan merupakan faktor utama keberhasilan pembangunan. Pemerintah, kata Irwandi, mengalokasikan 20 persen dari total anggaran pembangunan untuk bidang pendidikan.

Kemitraan 5 tahun

Sementara itu Pemerintah Australia juga meneguhkan penguatan kemitraan pembangunan lima tahun dengan Indonesia untuk membantu menangani kemiskinan dan memajukan perdamaian, stabilitas, serta kemakmuran kawasan.

Program pertama yang didanai dalam kemitraan pembangunan yang telah diperkuat ini adalah program kesehatan ibu dan bayi baru lahir senilai 49 juta dollar Australia.

Program empat tahun ini akan membuat kehamilan ibu dan kelahiran bayi lebih aman bagi perempuan di wilayah termiskin di Indonesia. Hal ini antara lain dengan mendanai program-program seperti peningkatan akses ke bidan terlatih selama kehamilan dan kelahiran bayi, perbaikan manajemen layanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir, serta peningkatan pendanaan untuk struktur pendukung tingkat masyarakat bagi ibu yang baru melahirkan dan yang sedang hamil.

Program ini akan diarahkan untuk membantu para ibu di wilayah termiskin di Indonesia, seperti di Nusa Tenggara Timur dan provinsi lain di Indonesia bagian timur. Tujuan program ini, secara nyata memangkas jumlah perempuan yang meninggal secara tidak perlu selama masa kehamilan dan selama melahirkan. Ini dilakukan dengan memastikan, di wilayah-wilayah sasaran, 75 persen perempuan dan bayi yang baru lahir dengan komplikasi menerima perawatan tepat.

Pemerintah Australia juga menandatangani perjanjian kemitraan baru dengan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. (mhd/*)

5 Komentar »

  1. Alhamdulillah…kalau mau bantu, mudah2n ikhlas!!

    Komentar oleh imron — 16 Juni 2008 @ 23:56 | Balas

  2. Alhamdulillah… mo bantu, mudah2n ikhlas!!!

    Komentar oleh imron — 16 Juni 2008 @ 23:59 | Balas

  3. Niat baik pemerintah Australia untuk membantu tangani kemiskinan di Indonesia sungguh sangat manusiawi dan seyogyanya disambut baik, tidak saja oleh pemerintah Republik Indonesia, tetapi juga oleh masyarakat, khususnya masyarakat Nangro Aceh Darussalam, Nusa Tenggara Timur dan tempat-tempat lain di seluruh pelosok Tanah Air.
    Seperti yang di sampaikan oleh Kevin Rudd, pemerintah sebaiknya memberikan kail kepada masyarakat daripada memberikan ikan. Menurut dia, dengan memberikan kail, masyarakat akan memiliki kemampuan lebih baik untuk menyejahterakan diri. ”Kami akan membantu memberikan kail,” tuturnya.
    Ini merupakan langkah positif yang dilakukan oleh pemerintah Australia.

    Komentar oleh Elvina Diah — 18 Juni 2008 @ 06:32 | Balas

  4. Lebih banyak lagi kerja sama kemitraan dengan pemerintah Australia akan lebih baik. Apa lagi kalau lebih di fokuskan pada masalah kesehatan dan pendidikan. Karena kedua masalah ini juga merupakan persoalan yang dapat memiskinkan masyarakat, karena tingginya biaya kesehatan dan pendidikan. Yang pasti akan sulit dijangkau oleh masyarakat miskin di Indonesia. Pemerintah Australia juga diharapkan lebih banyak memberi peluang bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia memperoleh kesempatan belajar di Australia dengan pemberian bea siswa dan bentuk lain yang bisa meringankan mahasiswa atau pelajar Indonesia. Mudah-mudahan pemerintah Australia sudah punya niatan dan rencana jangka panjang untuk hal ini, selain membantu Masyarakat Nangro Aceh Darussalam secara khusus. Terima kasih

    Komentar oleh Vina — 18 Juni 2008 @ 06:43 | Balas

  5. Malaysia minta pengungsi tsunami pulang *Pemerintah Malaysia meminta warga Aceh korban tsunami untuk mulai kembali ke Indonesia mulai tanggal 27 Agustus.

    Komentar oleh BBC Indonesia — 27 Agustus 2008 @ 08:19 | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: