Klub Haus Buku

18 Mei 2008

Dua Buku Sastra dari Indonesia-Malaysia

Filed under: Peluncuran Buku — opungregar @ 20:58
Tags:

Peluncuran Buku
Sabtu, 17 Mei 2008 | 00:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS – Dua buku sastra karya sastrawan Indonesia dan Malaysia diluncurkan di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Jumat (16/5). Kedua buku itu adalah kumpulan puisi Kembali dari Dalam Diri karya Ibrahim Ghaffar (sastrawan Malaysia) dan Kumpulan Cerpen Perempuan Bergaun Putih karya Sawali Tuhusetya (sastrawan Indonesia).
Pada peluncuran buku yang digelar Komunitas Sastra Indonesia, Komunitas Cerpen Indonesia, dan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin itu diadakan pula diskusi dan pembacaan puisi dalam bahasa Melayu dan Mandarin, pembacaan cerpen, dan musikalisasi puisi.
Ketua Umum Komunitas Sastra Indonesia Ahmadun Yosi Herfanda ketika mengupas buku Kembali dari Dalam Diri mengatakan, jika didekati secara intertekstual, pemaknaan sajak-sajak Ghaffar (58) lebih kaya dan komprehensif. Tak hanya membaca kegelisahan hati dan pencapaian estetik seorang penyair, tetapi juga kegelisahan masyarakat Melayu sebagai sebuah komunitas politik, budaya, dan agama di tengah berbagai persoalan dunia.
Chew Fong Peng, ahli sastra Malaysia yang menerjemahkan puisi-puisi Ghaffar ke dalam bahasa Mandarin, mengatakan, dari 77 puisi lebih banyak bercerita tentang perang Irak, yang menimbulkan korban harta benda dan nyawa. Yang menarik adalah puisi ”Kembara Anak Perang” dan ”Peristiwa 11 September 2001”.
Sekjen Persatuan Penulis Nasional Malaysia SM Zakir menilai buku Kembali dari Dalam Diri memberikan gambaran sejarah modern Malaysia dalam dua dekade terakhir.
Sementara itu, ahli sastra dari Universitas Indonesia, Maman S Mahayana, yang membahas buku Kumpulan Cerpen Perempuan Bergaun Putih, mengatakan, Sawali (44) berhasil mengeksploitasi sisi lain dari kultur Jawa dengan segala mitos, mitologi, sistem kepercayaan, dan dunia pewayangan yang telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan orang Jawa. (NAL)

13 Komentar »

  1. A Sekedar info: Banyak buku baru dari berbagai penerbit, yang baru saja beredar. Ini menunjukkan bahwa penerbit Indonesia tidak pernah jenuh untuk terus memproduksi buku, walau sekarang ini harga buku justru dinilai oleh sebagian masyarakat, memang benar-benar mahal. Nampaknya para penerbit yakin bahwa kegiatan membaca tidak akan pernah berhenti.

    Komentar oleh Alvin — 16 Juli 2008 @ 07:27 | Balas

  2. Buku terbaru Dr. Quraish Shihab, 1001 Soal Ke-Islaman, Ayu Utami dengan Bilangan Fu, sebuah Novel. Ada lagi buku Jalan-jalan di Palestina, dan banyak lagi buku Anak, komik dan buku-buku Panduan. Pasar buku juga belum menunjukkan kejenuhan. Setidaknya ditengah belum redanya persoalan kenaikan harga BBM, listrik mati bergiliran dan setumpuk persoalan yang dihadapi oleh masyarakat.

    Komentar oleh Dian — 16 Juli 2008 @ 07:38 | Balas

  3. Seorang teman saya hendak menyelenggarakan sebuah pertemuan yang akan dihadiri oleh para manajer dari sejumlah outlet/toko milik perusahaan mereka. Disamping membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan bisnis perusahaan, maka kawan saya tersebut ingin menampilkan seorang pembicara yang bisa memberi tambahan motivasi/inspirasi bagi para manajer dari outlet/toko tersebut.
    Ia mengharapkan pembicara itu adalah seseorang yang paham mengenai bisnis outlet/toko pengecer, dan yang juga akan berbicara tentang bagaimana mengelola toko/gerai (dalam rangkaian sejumlah toko/gerai dengan brand yang sama) agar berhasil. Dengan kata lain, teman saya itu tidak mengharapkan seseorang yang melulu berbicara tentang bagaimana meraih sukses pribadi (seperti Tung Desem Waringin, I Gede Prama dsb).
    Adakah yang bisa merekomendasikan nama calon pembicara yang tepat untuk maksud di atas, agar saya bisa menginformasikannya kepada teman saya tersebut?

    Komentar oleh Mula Harahap — 16 Juli 2008 @ 07:44 | Balas

  4. Uff, uff, uff, siapa mengira berita tentang salah satu kegiatan perdana Paguyuban Karl May Indonesia (PKMI) di tahun 2003 (5 tahun y.l, dalam rangka launching buku perdana Winnetou I) rupanya beredar ke seluruh dunia. Iseng2 browsing ternyata menemukan berita mengejutkan ini.
    Pendek kata: kalau kita serius mengerjakan sesuatu, jagad raya akan mendukungnya!!
    Terima kasih untuk mbak Tantri van Jakarta Post. Seperti biasa, nama PKMI tidak muncul di media2 yang meliput waktu itu. Maklum, masih bau kencur, tidak ada media yang mengenalnya, padahal Goethe Haus waktu itu hanya sekedar jadi tempat acaranya saja (eh ngasih dana juga ding, lupa🙂 ).
    gono

    Komentar oleh Pandu Ganesa — 16 Juli 2008 @ 07:49 | Balas

  5. Salam
    BukuBagus.com, antique, unique dan rare books center. Semua buku bagus ada disini. Toko buku online yang menyediakan buku bekas dan baru. Diskon sampai
    dengan 75% Koleksi buku, komik, novel dari tahun 1900-an sampai dengan saat
    ini.Kunjungi selalu BukuBagus.com karena setiap hari selalu ada koleksi baru buku-buku pilihan.
    Salam

    Komentar oleh Buku Bagus — 16 Juli 2008 @ 07:53 | Balas

  6. Telah terbit, buku hobi tanaman hias yang mengulas tuntas tanaman langka purba yang hampir punah, yang berjudul “PACHYPODIUM”. Buku ini ditulis oleh Haryo Bagus Handoko, seorang alumni fakultas pertanian Universitas Brawijaya – Malang yang selain profesinya sebagai penulis
    juga seorang peminat tanaman hias. Tanaman purba yang bernama “Pachypodium” ini sebenarnya sudah ada sejak jaman prasejarah, jutaan tahun yang lalu, dan uniknya tetap bertahan lestari hingga sekarang.

    Komentar oleh Haryo Bagus Handoko — 14 Agustus 2008 @ 06:39 | Balas

  7. Karena kelangkaan dan keunikannya itulah, maka tanaman ini banyak diburu dan dicari oleh para kolektor dan pecinta tanaman hias. Bahkan tanaman yang sudah dewasa harganya bisa mencapai jutaan rupiah. Kalau pamor dan pesona tanaman hias gelombang cinta saja yang terbukti mendulang rupiah, maka tidak diragukan lagi bahwa tanaman Pachypodium ini juga menjanjikan rupiah yang tidak sedikit.

    Komentar oleh Haryo Bagus Handoko — 14 Agustus 2008 @ 17:53 | Balas

  8. Saking larisnya, tanaman yang berasal dari habitat aslinya di benua Afrika ini telah tercatat sebagai tanaman langka dunia yang harus dilindungi, hingga tindakan penyelundupan bibit maupun bijinya keluar dari Afrika saat ini bisa diancam dengan hukuman berat. Dengan kondisi yang demikian inilah, nilai jual tanaman hias ini semakin melambung tinggi, karena semakin langka dan semakin jarang dijumpai.

    Komentar oleh Haryo Bagus Handoko — 14 Agustus 2008 @ 17:54 | Balas

  9. Namun untunglah, beberapa nurseri dan rumah pembibitan tanaman hias terkemuka diIndonesia sudah berhasil menangkarkan dan memperbanyak tanaman ini
    hingga kita para pecinta tanaman hias di Indonesia pun dapat turut menikmati keindahan tanaman eksotis nan langka ini. Tanaman Pachypodium yang ada di Indonesia biasanya didatangkan tidak langsung dari Afrika, melainkan melalui negara lain (negara perantara) seperti misalnya Thailand, Taiwan, Australia, hingga Amerika. Bila Anda penasaran untuk mengetahui lebih jauh mengenai bagaimana budidaya tanaman unik ini serta perawatannya, sudah seharusnya Anda memiliki buku yang satu ini.

    Komentar oleh Haryo Bagus Handoko — 14 Agustus 2008 @ 17:55 | Balas

  10. Karena begitu banyak buku yang membahas mengenai Pachypodium yang beredar di pasaran, sebaiknya Anda pintar-pintar memilih, karena tidak semuanya menyajikan informasi yang lengkap dan tuntas. Hanya buku tanaman hias “Pachypodium” tulisan Haryo Bagus Handoko yang diterbitkan oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama yang menyajikan informasi terlengkap beserta foto-foto ilustrasi yang cantik, dan tentu saja buku ini bisa diperoleh dengan mudah di toko-toko buku yang ada di kota Anda dengan harga yang relative terjangkau. Istimewanya lagi, di halaman lampiran buku hobi tanaman hias ini, terdapat pula daftar penjual bibit Pachypodium, biji Pachypodium, hingga berbagai jenis Pachypodium langka dan juga berbagai jenis Pachypodium unik yang mengalami kelainan mutasi genetic sehingga bentuknya menjadi semakin cantik dan menarik.

    Komentar oleh Haryo Bagus Handoko — 14 Agustus 2008 @ 17:58 | Balas

  11. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa memperolehnya langsung di toko buku terdekat.
    Anda bahkan dapat juga membelinya di situs-situs toko buku di internet, baik di situs toko buku Gramedia maupun di situs-situs took buku yang lain, karena buku ini sudah terdistribusi secara luas di seluruh Indonesia. Bila Anda kesulitan memperoleh atau mendapatkan buku ini di pasaran, Anda bisa menghubungi penulis atau langsung ke penerbit Gramedia Pustaka Utama.
    Profil singkat mengenai tanaman hias Pachypodium bisa Anda baca di blog PACHYPODIUM INDONESIA, yang beralamat di:
    http://pachypodium-indonesia.blogspot.com

    Komentar oleh Haryo Bagus Handoko — 14 Agustus 2008 @ 18:00 | Balas

  12. Buku tulisan saya tersebut baru saja terbit. Buku tersebut berjudul “PACHYPODIUM – Panduan Lengkap Merawat dan Membudidayakan Pachypodium Anda agar Tumbuh Prima”, terbitan Gramedia Pustaka Utama, Agustus 2008. Buku hobi tanaman hias ini merupakan buku panduan bagi para hobiis tanaman hias yang cukup lengkap dan disertai foto-foto cantik berbagai spesies langka Pachypodium. Bilamana Anda tertarik untuk turut berpartisipasi pendistribusikan/berjualan buku ini di toko buku online atau situs portal tanaman hias yang Anda kelola, Anda dapat menghubungi pihak Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama yang beralamat di Jl.Palmerah Barat 33-37, Jakarta 10270. Atau mengakses situs web Toko Buku Gramedia ataupun Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama. Anda mungkin bisa datang langsung ke toko buku Gramedia di kota Anda untuk langsung berhubungan dengan pihak distribusi. Atau menghubungi penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama secara langsung melalui telepon untuk mengetahui secara detil perihal distribusi buku tanaman hias ini.

    Komentar oleh Haryo Bagus Handoko — 14 Agustus 2008 @ 18:03 | Balas

  13. Permisi rekan-rekan, kami Ziarah buku kembali menawarkan buku-buku cetakan lama serial sastra dan kajiannya, karya sastrawan Indonesia dan dunia. semoga posting ini dapat membantu teman di milist ini. Terimakasih banyak kepada moderator yang sudah mengijinkan kami berniaga bacaan di forum ini.
    Bagi yang berminat bisa langsung hubungi 081519274101 (jakarta). Terimakasih, tabik…

    Komentar oleh Patjar Merah Indonesia Tan Malaka — 16 Agustus 2008 @ 10:23 | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: