Sumber : Media Indonesia
Pemerintah Gus Dur, baru merumur tiga pekan.Tapi berbagai langkah kontraversial telah ditempuh. Presiden KH Abdurahman Wahid yang lebih suka dipanggi Gus Dur, bukanlah tukang sulap yang sanggup mengubah keadaan dalam tempo sekejap. Krisis ekonomi yang berbuntut pada krisis politik, krisis kepercayaan, bahkan ancaman disintegrasi, ikut ramai-ramai masuk ke “kantong” Gus Dur sebagai agenda mendesak diselesaikan.
Tapi, agaknya Gus Dur tak sabar untuk segera menuntaskan berbagai persoalan tadi, sama tak sabarnya dengan masyarakat yang menunggu manuver-manuver cantiknya sebagaimana yang selalu ia lakukan jauh sebelum dirinya masuk ke istana. Karena itulah, sesaat setelah mengucapkan sumpah sebagai presiden RI ke empat, Gus Dur langsung mencanangkan perbaikan ekonomi sebagai agenda pertamanya. Ini diikuti penanganan berbagai masalah diberbagai mulai dari Aceh, Ambon, Riau, dan Irian Jaya. (lagi…)