Penulis: Dr. Khalid bin Abdul Karim Al-Laahim
Hidup di bawah naungan Al-Qur’an adalah sebuah kenikmatan. Kenikmatannya tidak bisa dirasakan oleh siapapun kecuali mereka yang telah merasakannya. Karenanya, ketika Rasulullah SAW wafat Ummu Aiman Ra terus berduka dan menangis. Ketika hal itu ditanyakan kepadanya, beliau menjawab, “Aku menangis bukan aku tidak tahu bahwa apa yang ada di sisi Allah SWT lebih baik bagi Rasulullah SAW, tetapi aku menangis karena wahyu telah terputus dari langit..”
Begitu besar pengaruh Al-Qur’an yang menghujam ke dalam jiwa dan dada para shahabat. Melalui Al-Qur’an-lah mereka mendapatkan petunjuk yang mulia, dari Al-Qur’an-lah mereka belajar peradaban dunia, dari zaman purba kala hingga dunia ini binasa, dan dengan Al-Qur’an-lah mereka bisa menaklukkan dunia dan menorehkan sejarah emas yang tidak akan pernah dilupakan oleh manusia.
Lantas apa rahasianya? Mereka mengetahui betul isi Al-Qur’an dan kandungannya serta memahami ilmunya dengan benar. Tidaklah berlebihan jika seorang tokoh Barat yang bernama Rainier Gino setelah ke-Islamannya berkata, “Seandainya bukan karena jasa ulama Islam dan para filosufnya, niscaya Barat masih dalam keterpurukan kebodohan dan kegelapannya.”
Buku The Mystery Of The Quran Secret Power yang ada di hadapan Anda sekarang ini akan melejitkan pemahaman dan pengetahuan Anda terhadap Al-Qur’an. Temukan pengaruhnya yang luar biasa pada diri dan kehidupan Anda. Selamat menikmati!
DAAR AN-NABA’













Al-Qur’an Wanita, Hebohkan Pesta Buku Jakarta
Jakarta – Ratusan pengunjung Pesta Buku Jakarta 2008 yang digelar oleh IKAPI Jakarta di Istora Senayan Jakarta, minggu 29 Juni 2008, terdecak heran ketika memasuki stand Istana al-Quran, Penerbit Pena Pundi Aksara. Pasalnya, ada satu produk yang membuat mereka bingung dan heran, yaitu al-Quran wanita. “Emang ada al-Qur’an laki-laki?” seloroh Nasihatun, ibu rumah tangga, dari Bekasi kepada salah seorang penjaga stand yang terlihat semangat menjelaskan apa itu al-Qur’an wanita.
” Pertama dan satu-satunya di dunia,” demikian tutur Ahmad Budiyanto, Direktur Produksi Penerbit Pena Pundi Aksara. Bahkan, menurutnya, kemasan dan modelnya yang sangat wanita membuat produk ini sempat menjadi idola pada Islamic Book Fair, bulan maret lalu..
Hal tersebut dibenarkan oleh Guntur Ramadhan, manager pemasaran Pena. “Al-Quran ini banyak diminati kaum wanita, terutama ibu-ibu majlis taklim dan gadis-gadis remaja muslimah yang sedang giat belajar agama,” cerita Guntur.
Menurut Budi, al-Quran ini disebut al-Qur’an wanita karena memang sengaja didesain dan disajikan khusus untuk wanita. “Ayat-ayat tentang wanita diberi warna khusus dan juga disertai dengan penjelasannya, ” jelasnya.
Sedangkan dari kemasan, al-Quran wanita juga terlihat sangat feminim. Diterbitkan dengan berbagai macam corak warna kesukaan wanita dan formatnya sangat handly hingga bisa dibawa ke mana saja. “Pokoknya, wanita banget, deh!” ujar Nur Jannah, penjaga stand Istana al-Quran tersebut.
Komentar oleh IKAPI DKI IKAPI JAYA — Juli 5, 2008 @ 10:17 am
Istana al-Quran
Selain menerbitkan al-Quran wanita, Penerbit Pena juga menerbitkan beberapa buku penunjang bagi kaum wanita untuk memahami dan menghayati kandungan al-Quran. Di antaranya dalah Tafsir Al-Quran Wanita dan juga kamus al-Quran.
” Ya, semua itu kami terbitkan sesuai dengan visi dan misi kami yang ingin menjadikan penerbit ini sebagai jembatan bagi umat untuk mendekat dengan Tuhannya,” tegas Budi.
Di stand Istana al-Quran yang terlihat megah di tengah-tengah sekian banyak stand buku ini, para pengunjung bisa mendapatkan berbagai macam al-Quran dengan beragam ukuran dan tawaran fiturnya. [pr-pena)
Komentar oleh Roni — Juli 5, 2008 @ 10:24 am
“Tolong jelaskan kepada saya tentang Al Quran?” Jika seorang rekan Anda bertanya demikian, kira-kira apa yang akan menjadi jawaban Anda? Mungkin Anda akan menjawab dengan sempurna bahwasanya Al Quran adalah kitab sucinya umat Islam yang merupakan kalamullah dan diturunkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melalui perantara Malaikat Jibril yang berisikan tentang ajaran dan petunjuk bagi umat ini…dst…dst…hingga orang yang bertanya tadi mengangguk-anggukan kepalanya dengan puas (atau mungkin malah tambah bingung?). Tapi bisakah setiap orang menjawab sesempurna itu? Yang jelas, setiap orang mempunyai tingkat keilmuan yang tidak sama. Ada yang bisa menjawab dengan hampir sempurna, dan ada yang hanya bisa menjawab dengan seadanya sesuai dengan tingkat keilmuannya. Sampai di sini tidak ada masalah. Yang masalahnya adalah kalau ada yang menjawab tanpa ilmu yang mendasarinya.
Untuk itu saya mencoba menuangkan selayang tentang Al Quran yang mungkin bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi kita tentang kitab suci kita ini. Tentu saja saya berharap sekali adanya masukan-masukan dari para pembaca untuk menyempurnakan pengetahuan kita tentang Al Quran. Agar tidak membosankan, ada baiknya dalam bentuk tanya jawab.
Komentar oleh Bang Y — Juli 5, 2008 @ 8:41 pm
Sekarang mari kita mulai Tanya : Apa makna Al Quran secara bahasa?
Komentar oleh Bang Y — Juli 5, 2008 @ 8:43 pm
Jawab: Al Quran secara bahasa merupakan akar kata dari qoro’a yaqro’u yang artinya bisa membaca dan bisa bermakna menghimpun. Untuk yang pertama, berarti Al Quran bermakna bacaan. Untuk yang kedua Al Quran bermakna penghimpun. Yaitu yang menghimpun berita-berita dan hukum-hukum.
Komentar oleh Ikhwanul Muslimun — Juli 5, 2008 @ 8:46 pm
T: Kalau secara istilah?
Komentar oleh Bang Y — Juli 5, 2008 @ 8:50 pm
J: Secara istilah maka Al Quran adalah kalamnya Allah yang diturunkan kepada rasulNya yang terakhir yaitu Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dimulai dengan surat Al Fatihah dan diakhiri dengan surat An Nas. Allah Ta’ala berfirman:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآَنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab agar Kalian memahaminya” (Yusuf 2)
Komentar oleh Ikhwanul Muslimun — Juli 5, 2008 @ 8:53 pm
T: Apakah Al Quran mengalami perubahan-perubahan sebagaimana kitab-kitab sebelumnya?
Komentar oleh Bang Y — Juli 5, 2008 @ 9:04 pm
J: Allah melindungi Al Quran dari perubahan, penambahan, pengurangan dan penggantian. Allah telah menjamin untuk itu. Allah Ta’ala berfirman:
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Adz Dzikr (Al Quran) dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjaganya”( Al Hajar 9 )
Komentar oleh Ikhwanul Muslimun — Juli 5, 2008 @ 9:05 pm
T: Apa arti pentingnya Al Quran ini bagi umat manusia?
Komentar oleh Bang Y — Juli 5, 2008 @ 9:07 pm
J: Al Quran adalah sumber hukum syariat yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada seluruh umat manusia. Allah Ta’ala berfirman:
تَبَارَكَ الَّذِي نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلَى عَبْدِهِ لِيَكُونَ لِلْعَالَمِينَ نَذِيرًا
“Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al Furqon (Al Quran) kepada hambanya agar menjadi peringatan bagi alam” (Al Furqon 1)
Dan sumber hukum syariat Islam yang lain adalah sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Komentar oleh Ikhwanul Muslimun — Juli 5, 2008 @ 9:08 pm
T: Kapan pertama kali Al Quran turun?
Komentar oleh Bang Y — Juli 5, 2008 @ 9:10 pm
J: Al Quran pertama kali turun pada bulan ramadhan malam lailatul qodr. Allah Ta’ala berfirman:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam lailatul qodr” (Al Qodr 1)
Allah Ta’ala berfirman:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ
“Bulan Ramadhan yang diturunkan padanya Al Quran” (Al Baqoroh 185)
Komentar oleh Ikhwanul Muslimun — Juli 5, 2008 @ 9:12 pm
T: Berapa umur Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada saat itu?
Komentar oleh Bang Y — Juli 5, 2008 @ 9:15 pm
J: Yang masyhur adalah beliau pada saat itu berumur 40 tahun
Komentar oleh Ikhwanul Muslimun — Juli 5, 2008 @ 9:16 pm
T: Ayat apa yang pertama kali turun?
Komentar oleh Bang Y — Juli 5, 2008 @ 9:18 pm
J: Secara mutlak, ayat pertama kali turun adalah 5 ayat pada surat Al Alaq
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَق خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَم
“Bacalah dengan menyebut nama Rabbmu yang menciptakan! Yang telah menciptakan manusia dari segumpal darah.. Bacalah! Dan Rabbmu yang Maha Pemurah. Yang telah mengajarkan dengan perantaraan pena. Mengajarkan manusia apa yang mereka tidak ketahui!” (Al Alaq 1-5)
Komentar oleh Ikhwanul Muslimun — Juli 5, 2008 @ 9:20 pm
T: Berapa jumlah surat di dalam Al Quran?
Komentar oleh Bang Y — Juli 5, 2008 @ 9:22 pm
J: Semuanya ada 114 surat. Dimulai dari Al Fatihah dan diakhiri dengan An Nas.
Komentar oleh Ikhwanul Muslimun — Juli 5, 2008 @ 9:28 pm
T: Surat apa yang terpanjang?
Komentar oleh Bang Y — Juli 5, 2008 @ 9:32 pm
J: Surat Al Baqoroh yang terdiri dari 286 ayat
Komentar oleh Ikhwanul Muslimun — Juli 5, 2008 @ 9:33 pm
T: Ayat apa yang paling panjang?
Komentar oleh Bang Y — Juli 5, 2008 @ 9:34 pm
J: Ayat Al Baqoroh ayat 282 yang dikenal dengan Ayatul Dain (Ayat yang menjelaskan tata cara berhutang). Ayat ini tampil 1 halaman penuh pada mushaf.
Komentar oleh Ikhwanul Muslimun — Juli 5, 2008 @ 9:39 pm
T: Ayat apa yang paling agung?
Komentar oleh Bang Y — Juli 5, 2008 @ 9:45 pm
J: Ayat ke-255 dari surat Al Baqoroh yang lebih dikenal dengan Ayat Al Kursy
Komentar oleh Ikhwanul Muslimun — Juli 5, 2008 @ 9:51 pm
T: Berapa jumlah ayat di dalam Al Quran?
Komentar oleh Bang Y — Juli 5, 2008 @ 9:56 pm
J: Ulama berbeda pendapat pada hal ini dikarenakan mereka berbeda pendapat apakah Al Basmalah (بسم الله الرحمن الرحيم) terhitung sebagai ayat pertama pada setiap surat ataukah ayat khusus yang memisahkan antara surat satu dengan yang lain? Ada yang mengatakan bahwa jumlah ayat Al Quran 6666 ayat. Wallahu a’lam
Komentar oleh Ikhwanul Muslimun — Juli 5, 2008 @ 9:59 pm
T: Apa lagi ya?
Komentar oleh Bang Y — Juli 5, 2008 @ 10:02 pm
J: Banyak sekali pengetahuan tentang Al Quran yang belum tertuang di sini tapi sementara cukup aja dulu… Silakan kalo mau ditambahkan!
Komentar oleh Ikhwanul Muslimun — Juli 5, 2008 @ 10:05 pm
al-qur’an bener” berguna BANGET
Komentar oleh arika — Juli 6, 2008 @ 4:29 pm
Salam,
Sesiapa yang tau Surah Al-Waqiah, Ayat Seribu Dinar, sila email pada saya berserta dengan erti nyer sekali..Semoga Allah Murahkan rezeki kita bersama… AMIN!!
Komentar oleh Khu Z — Juli 14, 2008 @ 7:36 pm
Asalamualaikum
Saya pun sedang mencari makna ayat seribu dinar. Kalau sesiapa yang mempunyainya tolong forward kepada saya.Shukran
Komentar oleh Maimunah Shukran — Juli 14, 2008 @ 7:38 pm
Assalamualaikum Tuan moderator,
Saya ingin meminta tolong kawan-kawan… Saya sebenarnya telah lama tidak mengamalkan ajaran Islam. Tetapi di dalam hati sentiasa takut dengan kemurkaan ALLAH.
Tolonglah wahai kawan-kawan.. Saya ingin sangat mendidik diri saya seperti dulu, tidak tinggalkan solat berpengetahuan dalam ajaran Islam dan yang paling penting dapat mendidik anak-anak saya yang masih kecil.Saya ingin sangat mendalami ilmu agama.
Untuk pengetahuan kawan-kawan semua saya tinggal di Damansara Damai dan bekerja di Subang Jaya. Dimanakah tempat yang paling dekat untuk saya belajar mengaji dan sebagainya????. Sekiranya di Subang Jaya masa yang saya ada cumalah diwaktu rehat sahaja 1-2tengah hari. zamila_193@yahoo. com
Komentar oleh Zamila — Juli 15, 2008 @ 5:43 pm
Quran tidak turun di ruang hampa. Ayat-ayat suci ini hadir untuk
merespons denyut kehidupan nyata masyarakat muslim awal. Gambaran
berbagai peristiwa itu dikenal dengan Asbabun Nuzul––sebab turunnya
ayat-ayat Alquran. Dengan asbabun nuzul, teks tak terputus dari
konteksnya. Begitu pentingnya, literatur Asbabun Nuzul sudah
berlimpah, klasik maupun modern.
Komentar oleh Penerbit Zaman — Juli 16, 2008 @ 6:18 pm
Insya Allah penerbit jabal akan menerbitkan al qur’an tajwid terjemah. bagi teman-teman yang punya pengalaman menerbitkan atau menyusun al qur’an alangkah baiknya berbagi pengalaman dengan kami. mulai dari penyusunan, perijinan (tashih) dan pemasarannya.
terima kasih
penerbit_jabal@ yahoo.com
Komentar oleh Lingkarpena Promo — Juli 25, 2008 @ 9:15 pm
Selain bermanfaat bagi para pemula yang ingin mengetahui dalil-dalil
Al-Qur’an dan Hadits karena beragam persoalan, juga memudahkan para
juru dakwah yang ingin mengembangkan materi dakwahnya.”
(Dr. Muchlis M. Hanafi, M.A, Dewan Pakar Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ)
Jakarta, dan Plt. Kepala Bidang Pengkajian Al-Qur’an Lajnah
Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Depag RI)
Komentar oleh opungregar — Juli 27, 2008 @ 4:59 pm