Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan kenikmatan terbesar bagi laki-laki di kemaluan perempuan dan menjadikan kenikmatan terbesar bagi perempuan di kemaluan laki-laki.”
Itulah kalimat pembuka dari Syekh al-Nafzawi, ulama Tunisia abad ke-16, dalam Al-Rawdh al-’Athir fi Nuzhat al-Khathir (The Parfumed Garden/La Prairie Parfumee). Buku legendaris yang telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa ini menyuguhkan bimbingan seks yang padat dan lengkap.
Bercinta menurut Syekh al-Nafzawi tak hanya butuh kebugaran fisik, tapi juga pengetahuan dan teknik. Tak sedikit orang kurang OK, atau malah KO, saat “bertanding” lantaran tidak mengenal karakter lawan, titik rangsang, dan kondisi yang baik untuk berhubungan.
Buku ini menyajikan informasi berharga bagi siapa saja yang mengimpikan kebahagiaan dalam biduk rumah tangga. Di tangan sang ahli, pembahasannya mengalir runtut seperti alur kehidupan anak manusia.
Mula-mula kita diajak menelisik apa yang disukai laki-laki dari perempuan dan sebaliknya. Lalu, kita diajak menyingkap soal organ seksual, tata cara bersanggama, daya tarik seksual, kemandulan, dan seterusnya. Buku ini juga dilengkapi tips dan trik, mulai dari memperbesar zakar hingga khasiat-rahasia kuning telur. Semoga kehadiran buku ini mampu memenetrasikan semangat baru untuk “bertempur pantang kendur”.
Hanya untuk Dewasa













haha,… mantap makin banyak referensi tuk yang sudah siap nikah nich
Komentar oleh qb11syog — Juli 6, 2008 @ 10:25 am
Komentar Anda benar, Kamasutra Arab hanya referensi untuk orang dewasa, segera baca dan miliki bukunya.
Komentar oleh opungregar — Juli 6, 2008 @ 11:58 am
Anda bosan dengan kamasutra ala India? Maka mungkin buku inilah jawabannya. Buku yang akan memberikan tuntunan bagi pasangan suami
istri yang memimpikan kebahagiaan dalam biduk rumah tangga
Komentar oleh Serambi Ilmu — Juli 6, 2008 @ 12:10 pm
Ada buku baru berjudul “BOY vs GIRL”, terbitan Momentum Salamadani, ini dunia yang perlu diketahui para cowok dan cewek. Lantaran buku ini membahas segala hal mengenai cowok maupun cewek, semua dikupas dalam buku ini. Jangan ketinggalan membacanya, beli dan miliki buku ini. Sebab dengan membaca buku kita akan mengetahui dan akan lebih ngerti dunia cewek dan cowok, plus memahami perbedaan karakter cewek dan cowok, tips sohiban sama cowok atau cewek, sekaligus bisa menghargai perbedaan diantara keduanya.
Komentar oleh Salamadani Promo — Juli 6, 2008 @ 12:21 pm
Kamasutra Arab bukan sekadar buku sex! Namun penuturan pada buku ini renyah bak roman fantasi dan sarat akan tip-tip berguna yang terkait dengan kehidupan suami istri; menyingkap lebih jauh mengenai organ seksual, tata cara bersenggama untuk mendapatkan hasil yang maksimal, mengeksplor daya tarik seksual, mencegah kemandulan pada laki-laki, mengatasi keputihan, cara menyuburkan kehamilan, hingga bagaimana cara memperbesar zakar. -Mkanya beli dan miliki segera, dan baca terus sampai tuntas-.
Komentar oleh Serambi Ilmu — Juli 6, 2008 @ 12:30 pm
Tercatat Pena Pundi Aksara mengeluarkan buku Arabic Kamasutra. Dengan menggelar stand khusus yang dinamai Stand Kamasutra, tampaknya Pena ingin menarik segmen pembeli dewasa dan butuh suasana “bercinta”. Nampak sekali penataan yang artistik, mulai dari penampilan SPG-nya yang ramah dengan bergaunkan merah pink (meskipun memakai jilbab tapi tidak meninggalkan kesan seksi), juga bilik konsultasi dewasa yang dilapisi selambu merah yang mengesankan suasana bercinta.
Komentar oleh Bujang Merindu — Juli 6, 2008 @ 1:08 pm
Bercinta menurut Syekh al-Nafzawi, sang penulis buku Kamasutra Arab, tak hanya butuh kebugaran fisik, tapi juga pengetahuan dan teknik. Tak sedikit orang
kurang OK, atau malah KO, saat “bertanding” lantaran tidak mengenal karakter lawan, titik rangsang, dan kondisi yang baik untuk berhubungan.
Komentar oleh Serambi Ilmu — Juli 6, 2008 @ 1:13 pm
Salah satu hal menarik pada pesta buku Jakarta 2008 kali ini adalah hadirnya buku-buku tentang percintaan ala Kamasutra. Uniknya lagi, yang menerbitkan adalah penerbit buku Islam yang selama ini kerap mengenalkan indahnya Islam kepada masyarakat. Komentar Anda?
Komentar oleh Bujang Merindu — Juli 6, 2008 @ 1:19 pm
Buku Kamasutra Arab, kerap digunakan oleh para ginekolog sebagai referensi dalam memberikan nasihat seks bagi kliennya. Jadi buku ini tidak hanya sekedar hiburan tetapi justru untuk memperkaya pengetahuan kita tentang hubungan suami istri. Jadi layak dibaca, karena buku adalah gerbang ilmu pengetahuan, terutama bagi Anda yang memimpikan kebahagian lebih dalam rumah tangga Anda.
Komentar oleh Serambi Ilmu — Juli 6, 2008 @ 1:27 pm
Penerbit Serambi,yang berslogan “Hanya menerbitkan buku” itu mengeluarkan buku yang berjudul “Kamasutra Arab”. Buku karangan ulama Timur Tengah Muhammad Al-Nafwazi ini diluncurkan seakan-akan ingin menghapuskan imej tema seks yang sementara ini tabu untuk dibicarakan.
Sementara Pustaka Al-Kautsar juga mengeluarkan buku dengan tema seks, yaitu “Hidup Sehat dengan Seks Halal”. Meskipun isinya tidak seheboh Kamasutra Arab, namun jalan cerita seputara hubungan suami istri dengan setting padang pasir mewarnai buku ini. Salah satunya dikisahkan betapa para perempuan Irak mengalami frigiditas dan keengganan melakukan hubungan seks dikarenakan ketika melakukan hubungan itu dengan suaminya, dia mendengar tembakan yang keras sekali hingga tubuhnya bergetar dan tidak punya gairah lagi.
Komentar oleh Bujang Merindu — Juli 6, 2008 @ 1:34 pm
Saya sependapat kalau buku Kamasutra Arab bukan sekedar buku sex, melainkan sebagai sumber pengetahuan dan bisa dijadikan sebagai referensi bagi setiap individu manusia dalam menjali keseharian hidup rumah tangganya. Karena dengan membaca, seseorang menemukan hal-hal baru, memperbaiki yang keliru, meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keahlian sejalan dengan informasi baru yang diterima lewat sebuah buku.
Komentar oleh Klub Haus Buku — Juli 6, 2008 @ 2:04 pm
Melihat fenomena seperti ini, sepertinya penerbit Islam sudah mulai merambah hal-hal yang sementara ini masih dianggap sensitif dan tabu untuk dibicarakan. Jadi, penerbit Islam mengeluarkan buku tema seks, ya …. sutralah.
Komentar oleh Bujang Merindu — Juli 6, 2008 @ 2:07 pm
Lynn Zarina,alangkah hinanya apabila poligami itu hanya untuk memuaskan nafsu sex lelaki sahaja. bagi wanita yang sanggup diperlakukan sebagai alat pemuas nafsu yang di halalkan, sila lah redha dan rela atas nama Islam. Kesetian dan kasih sayang itu sebenarnya lebih penting dari sex. saya mempunyai kekasih seorang Arab dari Syria dan kami tidak melihat sex sebagai element terpenting dalam hubungan kami,tapi hadirnya kasih sayang dan di paparkan setiap saat adalah lebih penting.
Komentar oleh Ihwanul Muslimun — Juli 6, 2008 @ 2:58 pm
Menurut Ahli Terapi Seks dan Kaunselor Perhubungan Australia, Dr Rosie
King, antara punca utama menyebabkan masalah disfungsi seks ialah kekurangan
pendidikan seks, harapan tidak realistik (dipengaruhi cerita dalam filem, novel, internet atau majalah), risau mengenai prestasi ketika melakukan seks, masalah kesihatan, hubungan kurang mesra dengan suami dan paling penting, suami ada masalah ejakulasi dini (ED).
Komentar oleh NORLAILA HAMIMA JAMALUDDIN — Juli 6, 2008 @ 3:03 pm
Ada buku baru yang pasti berbeda dengan Kamasutra Arab, tetapi buku ini bicara soal hubungan percintaan.Buku itu berhudul:
“Jazirah Cinta:, sebuah kisah cinta islami yang indah, menyentuh hati dan memperkaya jiwa. Berkisah tentang Syamsu, seorang pemuda tamatan pesantren yang miskin harta, tapi kaya jiwa, yang sedang mencari hakikat kehidupan dan makna cinta sejati.
Kisah hidupnya tidak semulus yang diharapkan; berliku, dipenuhi berbagai rintangan dan cobaan. Kendati begitu, Syamsu tetap menjunjung keyakinannya pada cinta yang tulus dan kuasa Allah.
Hidupnya yang sepi sempat dihiasi kisah cinta yang getir dengan dua perempuan ayu yang kemudian berujung tragis, tapi akhirnya ia menemukan cinta sejati dari seorang gadis jelita berhati mulia dalam naungan cahaya ilahi.
Meskipun dilatarbelakangi kehidupan pesantren, novel ini jauh dari kesan membosankan.
Lika-liku kehidupan para santri yang unik membuat kisah ini semakin menggigit dan menarik untuk dibaca hingga halaman terakhir. Begitu banyak pelajaran berharga yang dapat kita petik di dalamnya, sekaligus menyelami kisah anak manusia yang sangat menyentuh hati.
Komentar oleh Penerbit Zaman — Juli 6, 2008 @ 3:22 pm
Saya belum tahu pakah Kamasutra Arab diterjemahkan dari Bahasa Arab atau Bahasa Inggris. Tapi, banyak buku-buku berbahasa Arab, kini diterjemahkan dalam bahasa Indonesia permendapat perhatian.
Ketika harga buku naik, penerbit dan penulis yang mempunyai oyalty(berdasarkan prosentase harga buku) akan naik juga.(tidak ditulis khawatir ada pajaknya!).
Tapi untuk penerjemah dan editor yang hasil kerjanya dihitung erhalaman(ukuran kertas, spasi dan font diperhitungkan) atau perkarakter belum tentu …naik juga.
Ini bisa terjadi akibat dengan PERJANJIAN antara penerbit dengan penerjemah & editor tidak jelas apalagi hanya persetujuan lisan tentang besarnya– editor atau penerbit. Kalaupun tertuang di tulisan butir-butir perjanjiannya kurang detail.
Posisi penerjemah dan editor bisa sulit lagi kalau ternyata buku yang diterjemahkan sudah masuk daftar hak cipta penulis/penerbit luar yang sudah ada perwakilannya di Indonesia.Sebab harus berbagi dengan mereka para pemegang hak cipta. Yang lebih parah posisi tawar yang rendah pada seorang Editor, padahal secara pengalaman atau senioritas seorang editor bahasa asing adalah yang sudah biasa menerjemah.Tapi secara sama dengan penerjemah.
Akhirnya banyak penerjemah emoh menjadi editor, apalagi mutu terjemahan dari penerjemah jelek. Mereka lebih suka menerjemahkan sendiri daripada memperbaiki banyaknya kesalahan penerjemah lain. Buku terjemahanpun akhirnya menjadi korban, banyak buku yang terbit yang
kurang bermutu dalam segi terjemahan. Misalnya, untuk buku-buku Islam
rasa bahasa Arab masih kental dibanding bahasa Indonesiannya.
Akibatnya bukunya hanya mudah dikonsumsi oleh orang-orang yang sudah ngaji dan susah untuk orang-orang awam. Tentu saja fungsi buku Islam sebagai media dakwah akhirnya terhambat karena faktor bahasa.
Pemotongan paragraph/kalimat karena ketidakmengertian penerjemah sering ditemui oleh teman saya editor yang sudah 8 tahun berkecimpung di penerjemahan buku Islam berbahasa arab. Entah paragraph itu syair atau materi yang dinggap tidak penting bahkan mengganggu terjemahan versi penerjemah akhirnya dihilangkan. Sungguh ini merupakan kelalaian penyebab beberapa untaian informasi. yang mungkin dianggap berharga oleh penulis asli tidak sampai kepada pembacanya.
Kesalahan lainyang sering terjadi adalah dijumpai beberapa istilah dalam bahasa arab yang terdapat di dalam hadist nabi diterjemahkan di luar konteksnya, walaupun secara terjemah di kamus sudah benar. Penyebabnya penerjemah yang tidak mau/malas melihat penjelasan/syarah istilah di hadist
tersebut di buku-buku penjelasan/syarah dari hadist tersebut di buku-buku para Ulama.
Komentar oleh Sarana Hidayah — Juli 6, 2008 @ 4:46 pm
waduh mantap degh pokoknya
jadi tambah semangat nie
hehehehhe
Komentar oleh tusyalrasyid — Juli 6, 2008 @ 6:57 pm
Kalau memang mantap dan tambah semangat, maka disarankan untuk membaca tuntas buku Kamasutra Arab. Pasti Anda merasakan kehebatan buku ini. Luar biasa dn sangat bagus untuk dibaca oleh setiap pasangan suami istri. Selamat menikmati.
Komentar oleh Aminuddin Siregar — Juli 15, 2008 @ 4:56 pm
Salah satu penggalan kalimat dalam mukaddimah Kamasutra Arab berbunyi: “Sungguh Allah Mahabijaksana telah menghiasi dada wanita dengan payudara yang montok, juga leher dan pipi yang menarik untuk dicum. Selain itu, Dia beri kaum wanita mata yang genit dan bibir kemaluan yang seumpama pedang. Dia jadikan perut mereka sintal, lalu Dia hiasi mereka dengan paras yang rupawan, pinggang, dan bokong yang padat berisi”. Buku yang hebat ini, telah menginspari banyak orang, tidak saja para seksolog, tetapi juga ginekolog.
Komentar oleh Mc Charell — Juli 17, 2008 @ 11:56 am
Mendiskusikan buku Kamasutra Arab, luar buasa seru. Kenapa tidak? Lantaran penulis buku Kamasutra Arab nyaris mengupas tuntas setiap garis-garis dan titik rangsang seksualitas, baik laki-laki maupun perempuan. Hampir disepanjang diskusi disertai derai tawa teman-teman yang ikutan dan nimbrung dalam diskusi Klub Haus Buku. Hebat memang, luar biasa dan membuat pembaca tidak henti sebelum tuntass
Komentar oleh Klub Haus Buku — Juli 17, 2008 @ 4:48 pm
But the magic comes from mythology. The original Indian text was indeed a book of love but it was relatively tame, nowhere near as sex-charged as its reputation might suggest.
So how did this guide to civilized behavior become known as a vault of sexual knowledge? And how did it originate in such a sexually repressive culture?
These are the questions that drove James McConnachie to research and write “The Book of Love: The Story of the Kama Sutra,” a historical treatise that’s certainly interesting but not quite as titillating as a reader might expect.
Komentar oleh Insan Adha — Juli 24, 2008 @ 10:18 pm
Kualitas energi yang dihasilkan manusia pun sesuai dengan kehidupan manusia itu sendiri. Jika kualitas daya hidup manusia tersebut sempurna dan suci, otomatis kualitas daya hidup di dalam sperma dan ovum pun juga sempurna, demikian pula sebaliknya maka sperma dan ovum akan jelek. Hal sama berlaku pula dalam aktivitas sanggama suami-istri. Keadaan, tempat serta suasana saat melakukan hubungan suami istri akan menentukan kualitas bakal jabang bayi. Apabila dilakukan di tempat kotor maka situasi dan kondisi tempat tersebut akan mempengaruhi jabang bayi. Jadi harus dilakukan dalam kondisi senang dan tempat yang nyaman.
Dari handa syamsuddin <handasyamsuddin@yahoo.com
Komentar oleh opungregar — Juli 27, 2008 @ 4:50 pm
Komnitas baca buku adalah komunitas baca buku dan pencinta buku yang mempromosikan buku dan dunia perbukuan. Kami mengajak seluruh penerbit untuk gabung dan mengiklankan produksi bukunya
di blog klub hasu buku baik di http://klubhausbuku/blogspot.googlegroup,
http://klubhausbukuyahoogroup.com, http://klubhausbuku.wordpress.com, http://my.opera.blog.com.regar, http://My.Opera.Blog.Com.Regard. http://www.klubhausbuku.blogspot.com
Komentar oleh opungregar — Juli 27, 2008 @ 6:11 pm