Klub Haus Buku

Mei 18, 2008

Disebut Opung, Wahab Dalimunthe Sentil Partai Golkar

Diarsipkan di bawah: Politik Lokal — opungregar @ 10:20 pm
Tags:

Sabtu, 12 April 2008 | 22:56 WIB
MEDAN, SABTU - Calon gubernur Sumatera Utara yang diusung koalisi Partai Demokrat, Partai Bintang Reformasi dan Partai Amanat Nasional, Abdul Wahab Dalimunthe, menyentil Partai Golkar saat pemaparan visi dan misinya di acara pentas kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, di Hotel Grand Angkasa Medan, Sabtu (12/4).
Sentilan Wahab terhadap Partai Golkar terpaksa dilakukan karena dia merasa terganggu dengan teriakan bernada mengejek dari pendukung calon gubernur yang diusung partai beringin, Ali Umri.
“Saya heran mengapa mantan-mantan kader saya ini tidak hormat. Hargailah orang yang sedang diberi kesempatan berbicara,” ujar Wahab.
Tidak sekali Wahab menyentil pendukung Umri dalam acara yang disiarkan salah satu stasiun televisi swasta tersebut. Saat ditanya panelis, Wahab juga sempat menyebut kader-kader Partai Golkar sekarang inilah yang memecatnya. (lagi…)

Wahab Dalimunthe Gugat DPP Golkar

Diarsipkan di bawah: Politik Lokal — opungregar @ 10:13 pm
Tags:

Selasa, 13 Mei 2008 | 13:02 WIB

MEDAN, SELASA- Ketua DPRD Sumut yang juga mantan Ketua DPD Partai Golkar Sumut, H Abdul Wahab Dalimunthe menggugat DPP Partai Golkar karena memecat dirinya tanpa alasan dan tidak melalui prosedur yang semestinya.
Ketua tim kuasa hukum Wahab Dalimunthe, Syahruzal Yusuf SH di Medan, Selasa (13/5), mengatakan, gugatan tersebut telah didaftarkan dengan nomor register 182/Pdt.6/2008/PN.JKT.BAR di Pengadilan Negeri Jakarta Barat sebagai wilayah keberadaan kantor DPP Partai Golkar. “Selain itu juga dikirimkan surat kepada Presiden dan Menteri Dalam Negeri agar menghentikan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Ketua DPRD Sumut,” katanya. (lagi…)

Refleksi Jiwa Batak Mangatas Pasaribu

Diarsipkan di bawah: Kebudayaan — opungregar @ 9:44 pm
Tags:

Seni Rupa
KOMPAS/AUFRIDA WISMI WARASTRI / Kompas Images
Seniman lukis Mangatas Pasaribu menggelar pameran tunggalnya yang diberi tema “Aku dan Batak” di Galeri Tondi, Sabtu (10/5). Pameran digelar hingga akhir bulan Mei.

Minggu, 11 Mei 2008 | 23:52 WIB
Medan, Kompas - ”Aku dan Batak” menjadi tema pameran lukis Mangatas Pasaribu, perupa Medan yang juga dosen Universitas Negeri Medan di Galeri Tondi, Medan, hingga akhir Mei ini. Mangatas menampilkan 15 lukisannya yang dibuat sejak tahun 1995 hingga 2008.
Menurut Mangatas, tema ”Aku dan Batak” diambil karena siapa saja bisa menjadi aku yang merefleksikan Batak. Secara pribadi, pameran ini merupakan refleksi Mangatas tentang dunia Batak. (lagi…)

Hibas Gelar Pesta Kesenian Tradisional Batak

Diarsipkan di bawah: Kebudayaan — opungregar @ 9:21 pm
Tags:

Kebudayaan

Rabu, 14 Mei 2008 | 00:08 WIB

Padang, Kompas - Himpunan Batak di Sumatera Barat atau Hibas akan menggelar Pagelaran Budaya Tradisional dan Kesenian Batak Tahun 2008, Sabtu (24/5) di GOR Prayoga, Padang. Pergelaran kesenian ini akan menampilkan sederetan budaya asli Batak. Pdt Henry Dunan Sirait dari bagian Humas Hibas, Selasa (13/5) dalam jumpa pers, mengatakan, salah satu kesenian yang akan dihadirkan adalah gondang batak sabangunan yang terdiri atas satu unit lengkap perangkat musik tradisional Batak. ”Acara Pagelaran Budaya Tradisional dan Kesenian Batak ini akan diawali dengan manotor atau menari dengan tarian Batak. Manotor dilakukan oleh utusan marga-marga yang jumlahnya sekitar 60 marga,” tutur Henry. Seperti sebuah pesta di Batak, kegiatan ini juga diisi dengan kebiasaan dan tradisi silua atau memberi sesuatu tanda kasih dan hormat. Silua dilaksanakan oleh masyarakat Batak karena mereka menganut falsafah ”lebih baik memberi daripada menerima”. Setiap marga akan membawa silua mereka yang dipersembahkan kepada perhimpunan ini. Hingga kini, menurut Henry, budaya Batak yang ada di Sumatera Barat nyaris tidak mengalami percampuran dengan budaya lain. Karena itu, keaslian budaya Batak masih terjaga. (lagi…)

Dua Buku Sastra dari Indonesia-Malaysia

Diarsipkan di bawah: Peluncuran Buku — opungregar @ 8:58 pm
Tags:

Peluncuran Buku
Sabtu, 17 Mei 2008 | 00:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS - Dua buku sastra karya sastrawan Indonesia dan Malaysia diluncurkan di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Jumat (16/5). Kedua buku itu adalah kumpulan puisi Kembali dari Dalam Diri karya Ibrahim Ghaffar (sastrawan Malaysia) dan Kumpulan Cerpen Perempuan Bergaun Putih karya Sawali Tuhusetya (sastrawan Indonesia).
Pada peluncuran buku yang digelar Komunitas Sastra Indonesia, Komunitas Cerpen Indonesia, dan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin itu diadakan pula diskusi dan pembacaan puisi dalam bahasa Melayu dan Mandarin, pembacaan cerpen, dan musikalisasi puisi.
Ketua Umum Komunitas Sastra Indonesia Ahmadun Yosi Herfanda ketika mengupas buku Kembali dari Dalam Diri mengatakan, jika didekati secara intertekstual, pemaknaan sajak-sajak Ghaffar (5 8) lebih kaya dan komprehensif. Tak hanya membaca kegelisahan hati dan pencapaian estetik seorang penyair, tetapi juga kegelisahan masyarakat Melayu sebagai sebuah komunitas politik, budaya, dan agama di tengah berbagai persoalan dunia. (lagi…)

Menguak Sejarah Portugis di Indonesia

Diarsipkan di bawah: Resensi Buku — opungregar @ 8:45 pm
Tags:

Minggu, 19 Mei 2008
Judul: Bunga Angin Portugis di Nusantara: Jejak-jejak Kebudayaan Portugis di Indonesia
Penulis: Paramita R Abdurachman
Penerbit: LIPI Press bekerja sama dengan Yayasan Obor Indonesia
Cetakan: I, 2008
Tebal: xvi + 280 halaman

Pepatah mengatakan, “Tak Kenal Maka Tak Sayang”. Begitu pula dengan Paramita Rahaju Abdurachman, yang akrab disapa Zus Jo, Ibu Jo, atau Tante Jo. Bila tak membaca karya-karyanya, kita tak akan tahu siapa sebenarnya beliau. Selama dua puluh tahun sepeninggal Ibu Jo, tumbuh generasi baru yang tak mengenalnya. Ini mendorong keluarga dan temannya mengumpulkan karya beliau yang tersebar di berbagai jurnal untuk mewujudkannya dalam sebentuk buku. (lagi…)

Menggugat Neoliberalisme

Diarsipkan di bawah: Resensi Buku — opungregar @ 8:36 pm
Tags:

Minggu, 18 Mei 2008 | 01:03 WIB
Judul: Membongkar Mitos Neolib: Upaya Merebut Kembali Makna Pembangunan
Penulis: Ha-Joon Chang & IIene Grabel
Penerbit: InsistPress
Cetakan: Januari 2008
Tebal: xiv + 229 halaman

Selama ini kaum neoliberalisme (neolib) beranggapan bahwa gagasan mereka paling ideal untuk mencapai kemakmuran dunia. Salah satu doktrin yang dibanggakan adalah perdagangan bebas. Konsep ini lebih mendorong pertumbuhan pasar daripada mengatur arus finansial dan perdagangan oleh negara. Model ini diyakini bisa meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan pertumbuhan lapangan kerja. (lagi…)

Meratapi Palestina

Diarsipkan di bawah: Resensi Buku — opungregar @ 8:26 pm
Tags:

/ Kompas Images
Minggu, 18 Mei 2008 | 03:00 WIB

TRISNO S SUTANTO
Pagi itu, bulan Mei persis enam puluh tahun lalu, Ibrahim Fawal baru berusia 15 tahun ketika dia menemukan dunia yang selama ini dihidupinya hancur berantakan. Ramallah, kota kecil di Tepi Barat, tempat dia lahir dan hidup sehari-hari, tiba-tiba berubah menjadi tenda pengungsi raksasa.
Mereka mendirikan tenda di mana-mana, di halaman gereja, sekolah, lapangan rumput, dan tempat pemakaman,” tulisnya. (lagi…)

Blog pada WordPress.com.