Klub Haus Buku

Mei 14, 2008

GELOMBANG PERTAMA GEBRAKAN SERATUS HARI

Diarsipkan di bawah: Politik Nasional — opungregar @ 11:16 pm
Tags: ,

Oleh Aminuddin Siregar

Gagasan cerdas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang Kabinet Indonesia Bersatu, tidak saja mampu menyedot perhatian para pengamat politik, komentator, kritikus, dan pemerhati pemerintahan. Tetapi juga, iktikad baik presiden itu disambut oleh sejumlah kalangan lainnya. Baik kalangan usahawan, seniman, budayawan, praktisi pemerintahan, termasuk kelompok kelas menengah dan masyarakat grass root, yakni massa akar rumput. Dengan kata lain, melalui program seratus hari itu, semua mata tertuju kepada presiden dan kabinetnya. (lagi…)

GELOMBANG KEDUA GEBRAKAN SERTAUS HARI

Diarsipkan di bawah: Politik Nasional — opungregar @ 11:10 pm
Tags:

Oleh Aminuddin Siregar

Kalau gebrakan seratus hari itu kita umpamakan tiga puluh hari pertama adalah merupakan gelombang pertama, maka tiga puluh hari kedua merupakan gelombang kedua. Begitu seterusnya pada tiga puluh hari ketiga menjadi gelombang ketiga. Jadi praktis, setiap gelombang lebih kurang tiga puluh hari. Dalam perjalanan selam tiga pulu hari itulah sebenarnya dapat kita lihat rangkaian program yang akan dilaksanakan dalam mewujudkan perubahan yang dijanjikan.

Kalau kita sepakat terhadap pembagian gelombang itu. Maka gebrakan itu memasuki gelombang kedua. Ternyata, gebrakan itu kini tengah menghadapi sandungan dan ujian berat, yaitu dalam penyaringan calon pegawai negeri sipil. Pada gelombang ini, tentu saja sudah ada langkah-langkah menuju tindakan yang akan diambil, ketika program itu sudah ready dan siap dioperasikan. Demikian pula nantinya pada gelombang ketiga, sudah nampak bentuk tindakan konkret dan langkah menyeluruh. Langkah-langkah menyeluruh inilah agaknya yang juga perlu diketahui publik dan khalayak ramai ini. (lagi…)

News Night Debate

Diarsipkan di bawah: Debate Buku — opungregar @ 10:29 am
Tags:


Torture Team

On 2 December 2002 Donald Rumsfeld signed a memorandum authorising 18 techniques of interrogation not previously allowed by the United States.

In Torture Team leading QC Philippe Sands traces the life of the memorandum and examines the use of torture at Guantanamo and the US airbase at Bagram.

He also and explores issues of individual responsibility.

The Trillion Dollar War
By Joseph Stiglitz and Linda Bilmes

JOIN THE CLUB…
The Trillion Dollar WarThe Trillion Dollar War

The Three Trillion Dollar War by Nobel award-winning economist Joseph Stiglitz and Linda Bilmes of Harvard University is an attempt to put a price on how much was spent invading Iraq. The book counts direct spending by the US and UK before going on to cost everything from lives lost and damage done in the Middle East to replacing military hardware and caring for veterans in the West. (lagi…)

The Year of Magical Thinking

Diarsipkan di bawah: Debate Buku — opungregar @ 10:25 am

By Joan Didion

FROM THE BLURB:

JOIN THE CLUB…
The Year of Magical Thinking by Joan Didion

When Joan Didion’s husband died suddenly of a heart attack, a partnership of 40 years ended in a second. Just days before, the couple had seen their only daughter fall seriously ill. Despite the unshakable reality of her husband’s death, Joan Didion’s thinking was far from down to earth - she found herself, for instance, keeping his shoes in case he returned.

Slowly she realised that beneath all the ritual and words lay a simple, aching truth - that she longed to perform an impossible trick and bring him back. This is the story of a year spent wishing; a year of magical thinking.

We regret that the extract from this book is no longer available here.

Eating - What we eat and why it matters

Diarsipkan di bawah: Debate Buku — opungregar @ 10:23 am

By Peter Singer and Jim Mason

FROM THE BLURB:

JOIN THE CLUB…
Eating by Peter Singer and Jim Mason

Philosopher Peter Singer and environmentalist Jim Mason follow three families with varying eating habits, from fast-food eaters to vegans, and explore how the food we eat makes its way to the table, and at what expense.

The authors peel back each layer of food production, and examine how they ought to factor into our buying choices. And recognising that we are not all likely to become vegetarian or vegan, they go on to offer ways to make the most ethical choices within the framework of a diet that includes animal products.

Tintin, Album Dokumentasi Abad Ke-20

Diarsipkan di bawah: Penggemar Tintin — opungregar @ 10:17 am
Tags:

Minggu, 11 Mei 2008 | 01:23 WIBBE Satrio

Kebetulan yang tepat jika Gramedia Pustaka Utama menerbitkan kembali kisah Tintin 25 tahun setelah meninggalnya Hergé (wafat 3 Mei 1983). Ini cukup jadi pertanda, Tintin layak disebut karya klasik yang tidak ikut terkubur bersama penciptanya, sejajar dengan kisah Tom Sawyer (Mark Twain) atau Winnetou (Karl May).

Bagi yang baru mengenal Tintin, kesan yang timbul ini komik untuk anak-anak. Di berbagai toko buku, setidaknya di Indonesia, Tintin dipajang di antara deretan komik atau fiksi anak-anak. Padahal, Tintin boleh dibilang salah satu perintis genre novel grafis yang punya segmen pembaca dewasa. (lagi…)

Blog pada WordPress.com.